Amerika Ada Karena Indonesia
Agung Pribadi (Historivator)
Apakah kita bisa menjadi bangsa besar?
Apakah bangsa kita bisa mengubah dunia?
Kalau kita lihat sejarah, sebenarnya bangsa Indonesia sudah menjadi bangsa yang mengubah dunia.
Berdirinya sebuah Amerika, salah satunya, adalah karena Indonesia.
Tidak percaya?
Mari kita lihat sejarah Amerika.
Banyak yang tidak tahu, kalau tidak ada Indonesia tidak ada Amerika.
Ya. Mau tahu bagaimana kisahnya?
Amerika terbentuk berawal dari Columbus menemukan benua Amerika.
Tahukah kenapa Columbus tidak sengaja menemukan benua Amerika?
Karena Columbus mau pergi ke Indonesia – ya ke Indonesia bukan India.
Pelaut asal Genoa, Italia tersebut berlayar dengan didanai Kerajaan Spanyol untuk mencari rempah-rempah ke Indonesia.
Di Eropa harga rembah-rempah asal Indonesia bisa dijual berlipat ganda.
(Ingat, India di tidak dikenal sebagai negara penghasil rempah-rempah).
Selama ini banyak orang menyangka bahwa yang dicari Columbus adalah negara India yang kita kenal sekarang,
Padahal maksudnya adalah Indonesia. Bahasa Inggrisnya Indie bahasa Belandanya Indische.
Negara-negara di Eropa masih menyebut Indonesia sebagai India sampai tahun 1949 ketika Belanda mengakui kedaulatan Indonesia.
Nama Indonesia sendiri sebenarnya berasal dari kesalahpahaman ini. Nama Indonesia berasal dari kata Indu, bahasa Latin, artinya: India; Nesia, asal katanya adalah nesos, bahasa Yunani, artinya: kepulauan.
Bangsa Indonesia sendiri sampai tahun 1920-an masih menyebut India, misalnya PKI yang berdiri tahun 1920 kepanjangannya adalah adalah Perserikatan Komunis India. Yang pertama mempopulerkan nama Indonesia adalah Sukiman wiryosandoyo yang nantinya menjadi ketua Partai islam Masyumi. Ia yang mengubah nama Indonesische Vereniging menjadi Perhimpunan Indonesia.
Kembali lagi ke sejarah Amerika.
Jika kini Amerika kita kenal sebagai salah satu negara yang banyak mengubah dunia,
maka kita boleh bangga karena benua itu ditemukan karena salah satunya karena rempah-rempah Indonesia.
Di Amerika hari mendaratnya Columbus dijadikan libur nasional dengan nama Columbus Day.
Itu adalah hari ketika pelaut tersebut nyasar waktu menuju Indonesia.
Jadi tidak salah kan kalau saya bilang Amerika ada salah satunya karena Indonesia.
Apa yang bisa kita pelajari dari sejarah ini?
Bangsa kita sebenarnya secara alamiah punya segalanya untuk mengubah dunia.
Dulu sudah terbukti, sudah pernah terjadi.
Kini kita masih punya kekayaan alam yang melimpah,
punya posisi yang strategis dalam berbagai aspek.Tinggal bagaimana kita mampu mengoptimalkannya.
Kini saatnya kita maju bergerak untuk mengubah dunia.
Tentang penulis
Agung Pribadi adalah sarjana Sastra Jurusan Sejarah.
Saat ini Agung aktif sebagai historivator, penulis dan motivator yang bisa membangkitkan semangat
melalui pembelajaran sejarah.
Motto “Dari sejarah kita bisa melihat masa depan”
Agungpribadipenulis
Menteri Agama Suryadharma Ali mengatakan, pihaknya masih memikirkan bagaimana meringankan sekolah madrasah swasta.
"Saya sudah meminta kanwil-kanwil se-Indonesia untuk mengkaji madrasah gratis. Apakah kita sanggup pendidikan madrasah gratis," ujar Menag Suryadharma Ali di hadapan peserta Kongres XIV GP Ansor di Asrama Haji Sukolilo, Kamis(13/1/2011) malam.
Suryadharma mengatakan, mengapa banyak madrasah yang dikelola swasta, namun kesulitan dana. Menurutnya, madrasah yang didirikan warga nahdliyin, pemuda Ansor, suntikan dananya dari yayasan. Namun, ia mengaku salut dengan perjuangan warga nahdliyin.
"Karena warga nahdliyin mempunyai semangat pengabdian ke masyrakat, agar masyarakat tidak ada yang buta huruf dan menerima masyarakat yang tidak mampu," tuturnya.
Ia mengatakan, sebelum akhir tahun 2011, pihaknya tetap mencarikan solusi, supaya madrasah gratis. "Kita akan melakukan simulasi dan insyallah bisa terlaksana," jelasnya.(dtc)
Prestasi dalam belajar merupakan dambaan bagi setiap orangtua terhadap anaknya. Prestasi yang baik tentu akan didapat dengan proses belajar yang baik juga. Belajar merupakan proses dari sesuatu yang belum bisa menjadi bisa, dari perilaku lama ke perilaku yang baru, dari pemahaman lama ke pemahaman baru.
Dalam proses belajar, hal yang harus diutamakan adalah bagaimana anak dapat menyesuaikan diri terhadap lingkungan dan rangsangan yang ada, sehingga terdapat reaksi yang muncul dari anak.
Reaksi yang dilakukan merupakan usaha untuk menciptakan kegiatan belajar sekaligus menyelesaikannya. Sehingga nantinya akan mendapatkan hasil yang mengakibatkan perubahan pada anak sebagai hal baru serta menambah pengetahuan.
Dari uraian diatas jelaslah bahwa belajar merupakan kegiatan penting baik untuk anak-anak, bahkan juga untuk orang dewasa sekalipun.
Perlunya perhatian faktor lingkungan dapat mempengaruhi proses belajar. Suasana yang nyaman dan kondusif mengakibatkan proses belajar akan menjadi lebih baik. Termasuk juga keaktifan proses mental untuk sering dilatih, sehingga nantinya menjadi suatu kegiatan yang terbiasa.
Banyak sekali faktor-faktor yang dapat mempengaruhi pencapaian hasil belajar atau prestasi belajar. Orangtua pun perlu untuk mengetahui apa saja faktor yang dapat mempengaruhi proses belajar pada anak mereka, sehingga orangtua dapat mengenali penyebab dan pendukung anak dalam berprestasi. Berikut adalah faktor-faktor yang perlu diperhatikan:
FAKTOR DARI DALAM DIRI
Kesehatan
Apabila kesehatan anak terganggu dengan sering sakit kepala, pilek, deman dan lain-lain, maka hal ini dapat membuat anak tidak bergairah untuk mau belajar. Secara psikologi, gangguan pikiran dan perasaan kecewa karena konflik juga dapat mempengaruhi proses belajar.
Intelegensi
Faktor intelegensi dan bakat besar sekali pengaruhnya terhadap kemampuan belajar anak. Menurut Gardner dalam teori Multiple Intellegence, intelegensi memiliki tujuh dimensi yang semiotonom, yaitu linguistik, musik, matematik logis, visual spesial, kinestetik fisik, sosial interpersonal dan intrapersonal.
Minat dan motivasi
Minat yang besar terhadap sesuatu terutama dalam belajar akan mengakibatkan proses belajar lebih mudah dilakukan. Motivasi merupakan dorongan agar anak mau melakukan sesuatu. Motivasi bisa berasal dari dalam diri anak ataupun dari luar lingkungan
Cara belajar
Perlu untuk diperhatikan bagaimana teknik belajar, bagaimana bentuk catatan buku, pengaturan waktu belajar, tempat serta fasilitas belajar.
FAKTOR DARI LINGKUNGAN
Keluarga
Situasi keluarga sangat berpengaruh pada keberhasilan anak. Pendidikan orangtua, status ekonomi, rumah, hubungan dengan orangtua dan saudara, bimbingan orangtua, dukungan orangtua, sangat mempengaruhi prestasi belajar anak.
Sekolah
Tempat, gedung sekolah, kualitas guru, perangkat kelas, relasi teman sekolah, rasio jumlah murid per kelas, juga mempengaruhi anak dalam proses belajar.
Masyarakat
Apabila masyarakat sekitar adalah masyarakat yang berpendidikan dan moral yang baik, terutama anak-anak mereka. Hal ini dapat sebagai pemicu anak untuk lebih giat belajar.
Lingkungan sekitar
Bangunan rumah, suasana sekitar, keadaan lalu lintas dan iklim juga dapat mempengaruhi pencapaian tujuan belajar.
Dari sekian banyak faktor yang harus diperhatikan, tentu tidak ada situasi 100% yang dapat dilakukan secara keseluruhan dan sempurna. Tetapi berusaha untuk memenuhinya sesempurna mungkin bukanlah faktor yang mustahil untuk dilakukan.
Kepemimpinan visioner, adalah pola kepemimpinan yang ditujukan untuk memberi arti pada kerja dan usaha yang perlu dilakukan bersama-sama oleh para anggota perusahaan dengan cara memberi arahan dan makna pada kerja dan usaha yang dilakukan berdasarkan visi yang jelas (Diana Kartanegara, 2003).
Kepemimpinan Visioner memerlukan kompetensi tertentu. Pemimipin visioner setidaknya harus memiliki empat kompetensi kunci sebagaimana dikemukakan oleh Burt Nanus (1992), yaitu:
Burt Nanus (1992), mengungkapkan ada empat peran yang harus dimainkan oleh pemimpin visioner dalam melaksanakan kepemimpinannya, yaitu: